Friday, January 1, 2010

Sus Buah

Akhirnya bisa ngupdate blog lagi, setelah sekian bulan sampai berganti tahun susaaah banget nemu kesempatan bikin sesuatu untuk blog ini. Memang lagi ada beberapa moment penting sih...hamil, pindahan rumah & November kemarin lahiran. Lumayan lah repotnya apalagi di Jakarta cuma berdua suami, semuanya harus diupayakan sendiri. Alhamdulillah malah makin menempa sisi kemandirian kita.

Yah...akhirnya diniatin bikin sesuatu untuk membuka postingan di tahun 2010 ini dan fruit sus jadi pilihannya. Menurut saya fruit sus ini hikmah dari silaturahmi. Jadi ceritanya saudara lagi ngadain acara tujuh bulanan, nah pulang dari acara itu dibawain snack yang salah satunya fruit sus ini. Pertama makan sih belum tahu kalau namanya fruit sus, karena penasaran pingin makan lagi & pingin bisa bikin sendiri jadilah googling resepnya.

Resep sus & vla nya diambil dari web site mba Anne, komposisi bahan hampir sama dengan resep NCC, beda untuk sus hanya di jumlah air sedangkan resep vla-nya beda di jumlah susu yang dipakai. Sebenarnya ada resep sus buah tersendiri namun sus buah saya memakai resep sus dengan vla biasa dan kemudian hanya ditambahkan topping buah, karena menurut saya pada dasarnya sama saja. Untuk pemilihan topping buahnya bisa disesuaikan selera, saya memakai stroberi & kiwi karena mudah ditemui di supermarket dan perpaduan warnanya kontras.

.: bongkahan sus yang sudah jadi :.

Dan gampang ternyata, dua kali bikin sukses berat lho...Yang terakhir bikin malah ga pakai timbangan kue karena lagi dalam proses reparasi a.k.a rusak :-). Jadi takaran bahan2nya pakai sendok makan & filling aja, patokannya sih 1 sendok makan kurang lebih 15 gram. Cara ini sudah lumayan sering dicoba, misalnya bikin puding dengan gula sekian gram, karena repot kalau harus nimbang gula lagi jadi takarannya sendok makan. Tapi kalau untuk bikin kue yang takaran semua bahannya memakai sendok makan ya baru kali ini dicoba. Alhamdulillah...ga ada masalah.

.: sus yang sudah dipotong & ditumpuk :.

Sus Buah
Source : Buku ‘Kreatif Pastry Lengkap dan Lezat’ dari Sedap Sekejap

Bahan Kulit Sus
250 ml air
½ sdt garam
125 gr margarin
150 gr tepung terigu cakra kembar
4 butir telur

Caranya
Rebus air, garam, dan margarin sampai mendidih.
Masukkan tepung terigu, aduk sampai kalis. Angkat dari api. Dinginkan.
Tambahkan telur satu persatu sambil dikocok.
Semprotkan adonan di loyang yang telah dioles margarin.
Oven 25 menit dengan api bawah 200 °C.

Bahan vla (buat dalam 2 resep)
200 ml susu cair
75 gr gula pasir
25 gr tepung maizena
1/8 sdt garam
1 kuning telur
2 sdm rhum (1/2 sdt vanilla)

Caranya :
Rebus susu, gula, maizena, dan garam sambil diaduk hingga meletup-letup.
Ambil sedikit campuran susu dan aduk rata dengan kuning telur.
Masukkan lagi ke panci, aduk sampai meletup-letup. Angkat.
Setelah dingin, masukkan rhum/vanilla, aduk rata.
Masukkan vla dalam plastik segitiga.

Bahan agar-agar
1 sendok teh bubuk agar-agar
1 sendok makan gula
1/2 gelas air

Caranya :
Masak semua bahan di atas api hingga mendidih.

Penyelesaian :
Ambil sus dan gunting menjadi dua bagian secara horisontal/melintang.
Letakkan hasil guntingan bagian atas sus secara terbalik di sus bagian bawah.
Semprotkan vla ke sus hingga penuh.
Tata topping buah di atas vla.
Sendokkan sedikit cairan agar-agar di atas topping buah.

Tips :
- Pastikan campuran tepung sudah dingin sebelum dikocok dengan telur.
- Hindari mengoleskan margarin terlalu banyak di atas loyang. Sus akan bergeser-geser hingga saling menempel.
- Saat mencetak sus di loyang, porsinya jangan terlalu banyak dan rapat karena akan mengembang kurang lebih 3x nya.
- Pastikan suhu oven benar2 200 derajat.
- Setelah diangkat, aduk vla sus sampai agak dingin. Maka vla akan tampak mengkilat.
- Untuk 1 resep bisa menghasilkan kurang lebih 40 sus ukuran sedang.
- Jika suka vla nya lebih berasa sebaiknya bikin dalam 2.5 atau 3 resep.

.: parade sus buah :.

Proses pembuatan sus buah ini yang lumayan lama adalah di finishing nya, kalau untuk sus nya sendiri sih ga memakan waktu banyak. But its worth...karena ini salah satu makanan favorit saya dan suami, favorit dalam tekstur, rasa dan penampilannya, awfully gorgeous!

Thursday, March 26, 2009

Similarity

Project yang sudah lama ada di kepala namun baru bisa terimplementasi sekarang :P, alasan klasik : ga ada waktu hehehe...Ini dia Kembang Tahu, mungkin banyak yg mengenal jajanan ini, terutama di masa kecilnya, tapi sayangnya saya kok ga ya...padahal setelah saya nyoba utk pertama kali ternyata enak loh! Terutama kuahnya, ada ginger sensation nya, seger2 gimanaa gitu :D Kalau yg semasa kecilnya belum pernah nemuin jajanan ini uhhhh pasti nyesel banget deehh, kayak saya ini nih (lebay mode on!)

Kembang Tahu
Source dunia-ibu (1/2 resep)
Bahan :
250 ml susu kedelai
300 ml air
sedikit garam
1/2 bungkus agar-agar bubuk tanpa warna

Saus :
125 gr gula merah sisir
75 ml air, bisa ditambah
50 gr jahe, lbh banyak lbh seger, memarkan

Caranya :
Campur rata susu kedelai, air, garam dan agar-agar bubuk.
Masak di atas api sedang sambil diaduk2 hingga mendidih dan agar-agar matang. Angkat dan tuang dalam loyang yg sudah dibasahi air matang. Diamkan hingga beku.
Saus : didihkan air, gula merah dan jahe hingga gula larut. Angkat.
Penyajian : sendoki/potong2 kembang tahu dan taruh dalam mangkok. Siram dengan saus.

Seandainya diungkapkan dalam kata-kata saya cuma punya 2 kata utk si Flower Tofu ini, lembut dan segar ! Lagi2 ini bukan kampanye ya..ga hiperbola juga, ini sekedar kenyataan yg saya temui lho :P. Soal bahan & cara bikinnya mahh jangan ditanya deh, super gampang dan pasti berhasil asal ikutin resep hehehe...dan bisa dipastikan bahan2nya ada semua di supermarket atau pasar tradisional, jadi ga perlu ke TBK.






















Oke...Sekarang kita bicara soal Bubur Sumsum yg pastinya kita sudah sangat familiar dgn bentuk & rasanya. Apa nih hubungan Kembang Tahu dan Bubur Sumsum? Hohoho...di sini lah intinya, nahhh...kalau di dunia komputer ada istilah copy-paste, mungkin Bubur Sumsum ini ide awalnya men-copy-paste si Kembang Tahu. Atau malah Kembang Tahu yg jadi produk tiruannya, entahlah...saya juga tidak tahu persis, istilah di atas hanya paradoks saya saja hehehe...

Bubur Sumsum
Source NCC (modified)
Bahan :
2 sdt penuh tepung beras putih
200 ml air
200 ml santan
1/2 sdt garam

Kinca :
125 gr gula jawa
100 ml air
3 lbr daun pandan

Caranya :
Campur air dan santan, aduk rata.
Cairkan tepung beras dengan sebagian santan, sisihkan.
Masak sisa santan dan garam hingga mendidih.
Tuang cairan tepung beras, aduk rata biarkan mendidih dan bubur meletup-letup sebentar.
Matikan api, angkat.
Kinca : masak air, gula jawa dan daun pandan hingga larut dan mendidih.
Sajikan bubur sumsum bersama kinca.


Alasan kenapa saya korelasikan dengan copy-paste? Ya karena penampilan kedua jajanan ini similar alias mirip, terutama dr segi kolaborasinya dgn saus gula merah (kinca) dan teksturnya yg sama2 lembut meluncur di lidah. Walaupun jika ditelusuri lbh jauh ternyata perbedaannya pun banyak, dr segi bahan2, proses pembuatan dan rasanya masing2 punya style tersendiri.


Kembang Tahu cenderung tawar dengan saus yg lebih segar sedangkan Bubur Sumsum agak gurih dan sausnya dominan manis. Namun dua-duanya tetap menyatu dengan selera saya doongg...secara sama2 gampang, simple dan ringan! Hehehe...alasannya kok itu2 mulu', ga berkembang ya... :D So inilah salah satu the mild food saya bulan ini, silahkan dicoba!

Sunday, March 22, 2009

Simple & Luxurious

Terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, alhamdulillah ya Allah...yang sudah memberikan bimbinganNya sehingga saya akhirnya bisa bikin Zuppa Soup sendiri !! He he he...Mudah ternyata, ya minimal untuk ukuran saya yang kurang tertarik menangani makanan ber-genre berat seperti makanan harian termasuk sup2an.

Resepnya saya kutip dari web NCC tapi sedikit ditambah & dikurang di sana-sini. Kalau pastry utk penutup tentu saja beli yg sudah jadi hehehe...ga kebayang seandainya harus bikin sendiri, makan sup nya hitungan menit, prepare penutup pastry nya bisa seharian. Whoaaaa...no no no...it's completely sophisticated for me !!

Zuppa Soup
Bahan :
2 sdm margarin
3 irisan tipis bawang bombay, cincang
1 sdm tepung terigu
1/2 sdm tepung maizena
125 ml susu UHT
6 buah jamur kancing kalengan, iris kecil2
200 gr ayam tanpa tulang, iris kecil2
750 ml air
2 blok kaldu ayam Maggie
sedikit merica bubuk & garam
4 lembar puff pastry siap pakai

Caranya :
Rebus ayam bersama kaldu blok Maggie dan 750 ml air hingga matang, tiriskan dan ambil air kaldunya.
Lelehkan margarin, tumis bawang bombay cincang hingga harum, masukkan tepung terigu, aduk hingga tepung matang. Masukkan susu UHT, aduk2 sebentar saja jangan sampai kental.
Masukkan air kaldu, aduk hingga mendidih. Ambil sedikit air kaldu utk mencairkan tepung maizena lalu tuang kembali ke dalam air kaldu, aduk rata.
Beri sedikit merica & garam, aduk hingga rata, icip2 apakah rasanya sudah pas.
Masukkan jamur dan ayam, aduk sebentar hingga agak kental.
Masukkan sup ke dalam 4 mangkok sup tahan panas lalu tutup dengan puff pastry.
Oven dengan suhu 150 derajat selama 25 menit atau hingga puff pastry berwarna kecoklatan.

Hasilnya boleh tanding deh sama Puff Pastry Soup di Pizza Hut, malah lebih mantab yg ini, karena isiannya jelas lebih banyak jadi lebih berasa. Gurih2nya juga persis, pas nyicipin aja udah kebayang enaknya. Ini bukan kampanye loo...hehehe...ini cuma iklan aja kok :D, sesuai sama judulnya aja sih...kalau sup ini memang memberikan kesan yg mendalam bagi saya, simple dan mewah !

Sunday, January 11, 2009

Let The Muffin Rise Up

Semingguan konsentrasi dengan macem2 resep muffin, akhirnya nemu juga yang pas selera saya. Dulu, pertama banget nyoba2 bikin muffin, waktu itu muffin coklat, hasilnya sih sukses cuma kok rasanya masih kurang sreg, kayaknya kurang spesial gimanaa gitu ya :P . Penasaran saya sih ga langsung berkelanjutan, berhenti sampai di situ saja. Namun entah kenapa ya..tiba2 di awal Januari yg diselimuti mendung & hujan ini (cieeehhh...) saya kok pingin main2 lagi dgn muffin, secara koleksi cetakan muffin saya jg udah banyak, mulai dr yang single sampai yang isi 12. Ukurannya juga rame, ada yg mini sampai yg gede, trs cup muffin juga masih numpuk jarang dipakai, paling mentok buat bolu kukus atau cake2 yg lagi males diloyangin. Yahh..itulah kebiasaan buruk saya, suka numpuk barang tapi ga jelas buat apa hehehe...

Dari belajar bikin muffin saya baru tau ternyata ada 2 teknik membuat muffin, teknik panas dan teknik mencampur. Halahh..heboh juga nih si muffin! Teknik panas dipopulerkan oleh Bu Ruri, intinya ada bahan2 yg harus direbus dulu terus dicampur panas2 ke tepung. Kedua kalinya saya mencoba muffin, saya memakai teknik ini dan saat dioven adonannya mleber kemana2 hehehe...maklum saat itu pake cetakan muffin yg single (blm punya yang isi 12). Dan kalau baca dr blognya mba Riana, cetakan muffin satuan ternyata emang ga bisa bikin muffin jadi tinggi kaya gunung. Hoalaaahhh..pantes tho yoo mleber...

Saking penasaran banget sama muffin, setiap nemu resep yg beda langsung dicoba, tapi kok yaa belum ada yg cucok. Dan gara2 bolak-balik ke blognya mba Riana (blog ini emang contekan nomer wahid :D) mau ga mau kayanya saya harus nyoba resep yg dia pake. Tadinya sih males dgn resep yang ini, soalnya pake cream fraiche/sour cream segala, bagi saya masih asing dan pasti rada susah dapetinnya. Tapi emang jodoh kali yaa sama resep ini, pas jalan2 ke Hero ehh ternyata nemu cream fraiche & sour cream sekaligus! Malemnya langsung dicoba dooong, daaannn ini dia muffin yang saya cari2!!

Muffin
Source Eliza's Blog, little bit modified
Bahan :
1+3/4 cup tepung terigu
2 sdt baking powder
1/4 sdt baking soda/soda kue
1/4 sdt garam halus
1/2 cup gula castor
71 gr unsalted butter, lelehkan & biarkan dingin
1/2 cup susu segar, dlm suhu ruang
1/2 cup creme fraiche atau sour cream, dlm suhu ruang
1 butir telur, dlm suhu ruang
1 kuning telur, dlm suhu ruang
30 gr keju cheddar potong dadu

Taburan :
kacang tanah, wijen & mini choco chip

Proses :
Bahan kering : ayak tepung terigu bersama baking powder, soda kue & garam. Campur hingga merata. Tambahkan potongan keju cheddar, aduk merata.
Di tempat lain yg lebih kecil, campur bahan basah : gula, lelehan butter, susu, creme fraiche atau sour cream, telur dan kuning telur. Aduk dengan whisk sampai merata.
Tuangkan campuran bahan basah ke bahan kering, aduk dengan rubber spatula secara perlahan dlm beberapa adukan saja hanya sampai bahan kering tercampur dengan bahan basah, tidak perlu sampai adonannya halus. Hasil adonannya memang akan terlihat agak bergumpal kecil2 tapi itu tidak masalah.
Sendokan adonan ke dalam cetakan muffin dengan sekop es krim atau sendok makan biasa hingga cup nya penuh. Taburi atasnya dengan bahan taburan, panggang dengan suhu 175 derajat selama 30-35 menit.

Awalnya, saya bener2 pake resep asli tanpa diapa2in dan lumayan berhasil, walaupun rada salah kombinasi isian & ga terlalu merekah, tapi soal rasa memang ini yang saya mau. Tinggal tuning dikit aja lahhh...dan di postingan ini adalah hasil percobaan kedua dengan resep yg sama tapi dalam setengah takaran saja, insyaAllah udah pas di lidah saya :P. Toppingnya sengaja saya macem2in, biar ga monoton, ada mini choco chip, kacang tanah cincang, wijen & kombinasi diantaranya. Di dalam muffinnya jg saya tambahin keju cheddar yang dipotong dadu, jadi rasa manis-legit & lembutnya si muffin bertemu dengan gurihnya keju hmmmmmm yummy! Bener2 muffin impian saya hehehe...

Kepikiran juga nih bikin yg versi coklatnya, tinggal diganti aja 3 sendok tepungnya dengan cocoa powder dan tambahkan gula 2-3 sendok makan, pasti muffin coklat yang lembut sudah berada di tangan anda.

notes :
* jangan terlalu lama mengaduk campuran adonan basah & kering karena hasil muffin akan menjadi keras
* tuang adonan jadi ke dalam cup muffin hingga penuh benar agar muffin bisa tinggi seperti gunung
* jika cetakan muffin ada yg kosong, isikan dengan air agar tidak berasap saat dioven
* jika memakai resep asli nya akan menghasilkan 20-an muffin, bagi saya terlalu banyak jd bikin setengah resep aja
* setelah agak dingin keluarkan muffin dr cetakan dengan cara mengikis pinggiran muffin yg menempel di cetakan dengan pisau.
* panaskan oven di tengah2 proses hingga bener2 panas (sampai 200 derajat-an), baru turunkan suhunya sesuai resep saat adonan sudah di dalam oven

Wednesday, January 7, 2009

Cheddar in Cheese Cake

Apa?? Baru nyobain cheddar cheese sekarang?? Duhhh telat banget sih...hehehe...
Yaah..memang telat soalnya resep ini sudah beredar di milis dr akhir tahun kemarin dan saya baru bikin sekarang.

Dibandingkan JCC, cheese cake yang ini berasa keju sekali karena bahan utamanya memang keju cheddar sedangkan JCC memakai cream cheese. Sama2 cheese sih cuma kesehariannya lebih mengakrabi keju sebagai cheddar cheese jadi yang dianggap keju banget yaa si CCC ini. Dengan teknik pemanggangan yg sama, notabene menghasilkan tekstur yg sama dengan JCC, sama2 lembutnya. Hanya saja kalau jatuhnya di lidah saya, CCC ini lebih mudah eneg karena yaa itu tadi keju banget dan ga diimbangin dengan sensasi lemon seperti di JCC. Tapi percaya dehh ini enak banget dan harus dicoba, mungkin eneg nya bisa dikurangin dengan menambah topping buah2an segar cenderung asem seperti stroberi.

Cheddar Cheesecake
Recipe : By Aljo’s Mom
Bahan A :
130 g susu cair
40 g butter
125 g cheddar cheese diparut
Bahan B :
20 g tepung terigu
15 g maizena
Bahan C :
3 kuning telur
Bahan D :
3 putih telur
80-100 g gula
1/4 st cream of tartar (ga pake)

Proses :
1. Siapkan loyang 18 cm alasi kertas roti, olesi mentega.
2. Campur mentega, susu and cheddar cheese dalam wadah, Di tim diatas panci sampai cheese meleleh.
3. Masukan bahan B, aduk sampe rata, Lalu masukkan bahan C. Aduk sampai rata.
4. Kocok Bahan D sampe soft peak lalu dicampur dengan adonan cheese sampai rata.
5. Tuang adonan dalam loyang dan panggang dengan cara au bain marie + 50 menit.
6. Lepaskan segera dari loyang bila sudah matang, dinginkan.

Sunday, December 14, 2008

Martabak Manis

Akhirnya saya menemukan resep makanan yang luar biasa simpel, serius deh! Iya martabak manis itu loo..ternyata gampang banget cara bikinnya, bahan2nya apalagi! Punya tepung terigu, susu cair, gula & soda kue? Ya ampuuunn..udah bisa dibikin jadi martabak tuhh, ayo buruan cobain hehehe...

Udah deh ya hebohnya...saya kan baru pemula nihh, jadi ya maklum aja kalo nemu sesuatu yang amazing dikit (padahal ga amazing jg :P) rada norak gitu deehh... :D
Ceritanya weekend kemarin saya blass ga kepikiran mau nyoba bikin martabak manis, pinginnya sih nyoba chiffon lagi. Bayangan saya martabak manis ga ada simpel2nya banget, pasti rumit gitu deh! Ga tau nyaa...bayangan saya salah banget nget! Coba klik aja di sini, itu blognya mba Sefa Firdaus dan saya ngambil resep martabak yg gampang itu ya dr blog nya beliau. Makasih ya mba...resepnya oke banget!



Martabak Manis

Bahan :
250 gr all-purpose-flour
400 ml susu cair segar
1 telur (ukuran sedang)
30 gr gula pasir
½ sdm garam
½ sdt baking soda
Gula pasir secukupnya untuk taburan

Isi:
Meses
Almond cincang (atau kacang tanah, atau apa aja)
Keju Gouda cincang (atau keju apa aja)
Susu kental manis
Mentega untuk olesan

adonan yang sudah didiamkan 1 jam & sesaat setelah dituang ke wajan
Cara bikinnya :
Campur semua bahan kecuali baking soda dalam wadah. Aduk dengan menggunakan whisker sampai tepung larut. Saring apabila masih ada tepung yg belum hancur. Diamkan dalam suhu ruang selama satu jam atau lebih.
Panaskan wajan dengan api sedang. Tambahkan baking soda kedalam adonan, aduk rata. Tuangkan adonan kedalam wajan, masak dengan api kecil sampai bagian atas agak mengering dan berpori. Taburkan gula pasir dan tutup wajan. Teruskan memasak dg api kecil sampai matang.
Angkat martabak. Olesi bagian dalamnya dengan mentega dan isi dengan keju/kacang/meses (sesuai selera) dan tambahkan susu kental manis. Lipat martabak dan olesi kembali dengan mentega. Potong sesuai selera.
notes :
* kalo ga punya wajan martabak bisa pake teflon biasa tapi apinya hrs kecil sekali dan sayangnya saya belum berani nyoba :P
* dan bagi yg berniat pake wajan martabak tapi belum punya bisa dibeli di toko bahan kue atau pasar, kalo saya nemunya di Pasar Tebet, wajannya bukan teflon, alumunium biasa (kayanya) dan harganya dibwh 100rb
* resep di atas adalah setengah dr resep asalnya (lupa source nya) dan kalo bikinnya tebel2 bisa jadi 2 martabak

Karena bikinnya siang menjelang sore, kayanya cocok deh kalo ditemenin jus buah segar (dibilang maksa juga ga papa deh hehehe...). Dan sebenarnya ga ada pilihan buah2an di kulkas saya hihihi, adanya stroberi aja, jadi ya jadwal sore kali ini sambil nonton tv makan martabak manis trs minum jus stroberi dehh! Ga papa kan? Ga ada yg komplain kan? :D

Jus Stroberi
1 kotak stroberi (kira2 200-300 gr)
200 ml air masak
Es batu secukupnya
Sedikit gula pasir & susu kental manis
Caranya : Blender semua bahan di atas, saring dan sajikan dalam dua gelas.

Seandainya ingin menikmati martabak saat sarapan, wahhh itu lebih nendang lagi. Apalagi ditemani segelas susu coklat, full gizi banget kan? Bikin martabak-nya pagi2 pas mau sarapan itu juga bisa kok, karena sekali lagi resep martabak yg ini cepet & gampang !

Tuesday, December 9, 2008

Chiffon Coklat

Sepertinya chiffon masih tetap menantang utk dicoba walaupun sebelumnya sudah pernah berhasil dengan chiffon ketan hitam. Termasuk resep yang ga ribet juga bagi saya karena yang perlu dimikser hanya putih telur, bahan yang lain cukup diaduk memakai whisk saja.
Ketika searching2, pilah-pilih resep chiffon2an, ehhh nemu foto chiffon coklat yang bagus banget di blognya mba Riana dan sekilas cara bikinnya ternyata juga ga jauh beda dengan chiffon ketan hitam . Wahh harus dicoba nihh!

Chocolate Chiffon Cake
Original Recipe by Primarasa, Modified by Riana
Bahan:
50 g coklat bubuk
175 ml air panas
sejimpit garam
175 g terigu, ayak
350 gula kastor
1/2 sdt soda kue
1 sdt baking powder
85 ml minyak goreng
400 g putih telur [dari lk 10 butir telur @ 70 g (berat dengan kulit)]
10 kuning telur
1 sdt vanili bubuk/extract (optional)

Proses :
1. Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius. Siapkan loyang chiffon diameter 25 cm, perciki bagian dalamnya dg air masak. Larutkan coklat bubuk dan garam dengan air panas, aduk dg pengocok kawat hingga licin & halus, sisihkan.
2. Campur terigu, 2 sdm gula kastor, soda kue, baking powder, aduk rata. Buat lubang di tengahnya, tuang minyak goreng, kuning telur, larutan coklat, dan vanili. Aduk dengan pengocok kawat hingga licin, sisihkan.
3. Kocok putih telur dengan mikser kecepatan sedang hingga berbusa, masukkan gula kastor sedikit demi sedikit, kocok sampai putih telur membentuk ujung tumpul waktu mikser diangkat.
4. Masukkan putih telur dalam 3-4 tahapan ke dalam adonan tepung-telur, aduk lipat (folding) dengan spatula hingga rata.
5. Tuang adonan ke dalam loyang, banting sedikit 2-3 kali, panggang dalam oven hingga masak (lk 75 menit) atau adonan tidak menempel ketika ditusuk dengan lidi. Angkat kue dari oven, balikkan loyang hingga kue dingin (lk 1 1/2 jam). *Kalau memakai loyang chiffon yg bongkar pasang, alasi loyangnya dengan loyang kue kering agar adonannya ga mleber kemana2*
6. Keluarkan kue dari loyang dengan bantuan spatula/pisau panjang. Balikkan kue ke rak kawat, balik sekali lagi ke piring saji sehingga kue dalam posisi berdiri. Hias sesuka hati.

Kali ini saya membuatnya dalam setengah resep saja, rada ngeri sih sama jumlah telurnya hehehe...Untung saja bikinnya cuma setengah resep karena ternyata adonannya memang pas banget dengan loyang chiffon yang ada (kayanya ukuran 22 cm).
Menurut blog mba Riana, sangat disarankan memilih coklat bubuk yang berkualitas utk menghasilkan rasa coklat yang enak. Tapi karena koleksi coklat bubuk saya cuma sekitaran Van Houten yaa..mau ga mau dong pake yang ini. Kalau hasilnya jangan ditanya rasanya tetep oke, nyoklat dan soooft banget deh...Nambah lagi nihh cake favorit saya selain JCC!